
LAUNCHING NUSA KESUMA MERIAH
* Sambutan Warga Luar Biasa
* Nusa Kesuma dan Tiga Program Unggulan
NUSA KESUMA - Nusyirwan Centre - Sambutan antusias warga masyarakat Samarinda, Kalimantan Timur, benar-benar dirasakan Nusyirwan Ismail, kandidat calon gubernur Kaltim periode 2008-2013, saat mendeklarasikan Nusa Kesuma atau Nusyirwan Kesempatan Untuk Semua, di lapangan sepak bola pemuda dan di GOR segiri Samarinda pada sabtu malam dan minggu siang (17 dan 18/2) lalu.
Di Lapangan Pemuda, puluhan ribu massa menyemut diantara hentakan musik dari kelompok band papan atas Titans dan Naff. Sedangkan di GOR Segiri belasan ribu anggota majelis taklim memadati Gor berkapasitas 15 ribu orang. Bahkan banyak diantara mereka terpaksa harus duduk dilantai, karena tak kebagian tempat duduk.
Sambutan luar biasa ini tentu tak terduga. Terlebih sebelumnya nama Nusyirwan yang kini menjabat sebagai asisten II bidang ekowasbang dan kessos di setda prov tak diperhitungkan bakal maju dan meramaikan bursa calon gubernur.
Dalam pidatonya Nusyirwan menyebutkan tiga sasaran utama yang dicanangkan jika dirinya terpilih menjadi gubernur, diantaranya pendidikan gratis, kesehatan gratis dan peningkatan lapangan pekerjaan. Alasannya, tingginya angka pengangguran menyebabkan kaltim termasuk dalam zona kemiskinan cukup besar. Untuk itu, pendidikan menjadi investaasi terbesar yang harus dilakukannya guna mengentaskan kemiskinan. Akan tetapi. masih tingginya biaya pendidikan mengharuskan program gratis sebagai satu-satunya upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Insya allah, jika saya terpilih menjadi gubernur, maka sasaran utama saya adalah pendidikan gratis, pengobatan gratis dan peningkatan lapangan pekerjaan, bagi pemuda Kalimantan timur," ungkapnya.
Keinginan Nusyirwan ini ternyata saling bersambut dengan keinginan pendukungnya. Diantara mereka mengaku mendukung Nusyirwan karena menghandaki suasana baru dengan pemimpin baru yang memiliki visi untuk mensejahterakan masyarakat tanpa harus mengobral janji muluk yang sulit untuk direalisasikan.
Arbayah, ketua kelompok pengajian Raudatul Jannah, mengaku dirinya belum pernah mengenal Nusyirwan, akan tetapi begitu setelah mengetahui program kerjanya, maka tidak ada alasan baginya untuk tidak mendukungnya. " Saya belum pernah kenal Pak Nusyirwan Tapi saya sangat senang dengan programnya. Saya seratus persen sangat mendukungnya," akunya.
Begitu juga dengan komentar Ida ketua HPWM samarinda, bedanya, Ida sudah mengenal Nusyirwan jauh sebelum mencalonkan diri sebagai gubernur.Menurutnya, Nusyirwan merupakan sosok pemimpin yang patut diteladani semua kalangan. Alasannya, Nusyirwan tidak pernah membedakan ras golongan dan strata. Jadi siapapun akan mudah menjadi dekat dengan Nusyirwan. "Pak nusyirwan tidak pernah membeda-bedakan orang dalam pergaulan, dan saya sangat mengenalnya, itulah sebabnya sangat keliru jika saya tak mendukungnya," kata Ida kemudian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar