Rabu, 20 Februari 2008

SOSIALISASI DI KUTAI KARTANEGARA


BERSOSIALISASI DIANTARA HAMPARAN PADI
NUSA KESUMA - Untuk menarik simpatik masyarakat petani, Nusyirwan Ismail yang berencana ikut bertarung dalam bursa calon Gubenur kaltim Periode 2008-2013, sabtu siang mensosialisasikan diri ditengah hamparan padi di desa separi dan Bangun Rejo kecamatan Tanggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Dihadapan ratusan masyarakat yang menghadiri kegiatan tersebut Nusyirwan menyebut alasannya bertarung dibursa calon Gubernur karena keinginannya untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan yang hidup sebagai petani.
Selama ini, kata Nusyirwan, minimnya sarana pendukung berupa infrastruktur menyebabkan pengelolaan dan pemasaran hasil pertanian cukup terhambat. Padahal komoditi pertanian yang dihasilkan masyarakat tenggarong seberang cukup besar, bahkan kawasan tersebut merupakan sentra pertanian di Kaltim. Oleh karenanya, infrastruktur yang kini masih lemah harus ditingkatkan secara maksimal. Upaya tersebut, akan bakal terwujud jika dalam pilkada nanti dirinya berhasil terpilih menjadi Gubernur.
Dalam pertemuan tersebut ada pembelajaran politik yang diberikan Nusyirwan. Pasalnya, dari kebiasaan yang umum terjadi, jelang musim pilkada, diwarnai bagi-bagi kaos dan bagi-bagi uang. Untuk itu Nusyirwan mengingatkan agar masyarakat jangan mudah dibayar yang nilainya tak seberapa jika dibanding infrastruktur yang dibutuhkan petani.
"Hari ini saya hadir disini, untuk menyampaikan program pembangunan yang akan saya lakukan jika saya terpilih menjadi gubernur, akan tetapi saya tidak bisa bagi-bagi uang yang tujuannya untuk menyenangkan sesaat, sebab kedepan nanti, yang akan saya lakukan adalah membangun infrastruktur yang lebih baik agar hasil pertanian lebih mudah dipasarkan, dengan begitu selama saya memimpin pergerakan ekonomi petani jauh lebih meningkat dibanding saat ini," paparnya.
Ungkapan tersebut disampaikan Nusyirwan, berkaitan permintaan perbaikan sarana jalan yang masih rusak dan belum layak untuk dilalui kendaraan roda empat sehingga petani kesulitan memasarkan hasil pertaniannya.
Dari pemaparan tersebut, ratusan petani akhirnya sepakat untuk mendukung Nusyirwan yang tidak jor-joran saat berkampanye, sebaliknya, mereka berharap agar Nusyirwan benar-benar terpilih, agar impiannya mendapatkan infrastruktur yang memadai segera terwujud.

Tidak ada komentar: